Tugas 3 Bahasa Indonesia1

Tugas 3 Bahasa Indonesia1

3:58 PM 0

Data Publikasi :
Hari/Tanggal : Senin, 12 Oktober 2009 11:09 WIB
Tema   : Artikel Sains
Judul    : Ketangguhan Mesin Kasir
Penulis : Prof. Yohanes Surya
Alamat Artikel : http://www.mediaindonesia.com/webtorial/pojokfisika/?ar_id=NjUwMg==


Ringkasan


suryainstitute.org
Peranan mesin kasir sangatlah penting dalam menentukan harga barang. Pada umumnya mesin kasir sekarang dilengkapi dengan alat pembaca barcode.  Barcode yang dipasang setiap benda, bentuk dan garisnya berbeda-beda sehingga mesin kasir sangat mudah menentukan harga benda yang sudah terdeteksi. Dengan mesin pembaca, barcode akan ditangkap sebagai gambar, lalu diterjemahkan menjadi tulisan. Pada saat ini penggunaan barcode tidak terbatas pada barang belanjaan saja, tetapi sudah banyak digunakan pada poster, kartu nama, selebaran dll.


Kelebihan
Artikel ini informatif sekali, mengenalkan fungsi barcode kepada pembaca. Kita mungkin yang kesehariannya hanya mengetahui barcode itu sebagai alat scan barang di supermarket, sekarang kita sudah mengetahui bahwa barcode bisa digunakan dengan berbagai fungsi. Fungsi barcode diantaranya adalah pembaca kode barang di supermarket, poster, kartu nama, selebaran, alat absensi, dan lain – lain. 

Kekurangan
Pada artikel ini tidak dijelaskan bagaimana proses barcode ini bekerja, tetapi hanya dalam batasan pengenalan barcode saja. Di dalam artikel ini juga tidak dijelaskan bahwa dalam penggunaan barcode biasanya harus menggunakan sebuah software khusus yang di desain oleh para programmer agar barcode ini berjalan dan bisa merelasikannya dengan basis data di komputer.

Pendapat akhir / saran
Artikel yang cukup baik dan informatif bagi masyarakat yang masih awam dengan teknologi barcode. Untuk penjelasan mengenai barcode dan fungsi-fungsi nya sudah sangat jelas hanya saja perlu ditambahkan lagi informasi tentang proses penggunaan barcode itu sendiri yang masih perlu diperjelas lagi.
Tugas2 B.Indonesia1 - Kesalahan Diksi

Tugas2 B.Indonesia1 - Kesalahan Diksi

5:20 PM 0
“ Becak ku sayang, tetaplah kau berputar karena kayuhan kaki lemah ku “
Becak adalah merupakan alat transportasi klasik yang terkenal di Indonesia, bahkan kerap dijadikan lagu anak-anak. Becak menjadi kebanggaan bangsa Indosenia karena alat tranportasi ini sudah jarang ditemukan di Negara-negara lain. Tidak hanya ini, becak sangat amat praktis sekali bila digunakan ketika kita ingin menjauhi kemacetan.
Untuk meningkatkan kemampuan becak dan mendorong penggunaan kendaraan tidak bermotor dan menjadi tren dibeberapa negara maju dikembangkan becak yang menggunaan gigi percepatan/transmisi seperti yang digunakan dalam sepeda modern sehingga bisa melewati tanjakan dengan lebih mudah, desain dibuat aerodinamis serta pengemudinya berada di depan ruang penumpang. Tren itu berupa alat transportasi umum bebas polusi bertenaga manusia—dikayuh—dan diberi nama “Velotaxi”.
Di Yogyakarta saat ini ada upaya untuk melakukan modernisasi becak yang dilakukan bersama antara Universitas Gajah Mada, dalam ini Unit Studi Transportasi, Puspar bekerja sama dengan Institute for Transportation and Development Policy, New York serta Pemerintah Daerah dan Kadin yang dimaksudkan untuk menciptakan "Sebuah upaya mewujudkan kesinambungan peran becak dalam pengembangan pariwisata Yogyakarta".
Namun untuk melakukan modernisasi becak diperlukan biaya yang cukup memadai dan perlunya bahan bakar tambahan layaknya seperti sepedah motor. Selain karena hal itu, para pengemudi dan penumpang becak perlu mengorek kocek lebih dalam karena sebab adanya bahan bakar alat transportasi selain tenaga manusia.
            Meskipun walaupun demikian becak pada sekarang ini belum bisa di modernisasikan,  tetapi kita harus bangga dan menjaga agar supaya warisan nenek moyang kita tetap selalu terjaga. “ Becak ku sayang, tetaplah kau berputar karena kayuhan kaki lemah ku “.
No.
Salah diksi
Perbaikan
Analisa/Analisis
1
adalah merupakan
Adalah
Kita boleh menggunakan adalah ataupun merupakan tetapi tidak dipakai bersamaan.
2
sangat amat praktis sekali
Sangat praktis
Penggunaan sangat amat sekali secara bersamaan terlihat berlebihan
3
sehingga bisa
Sehigga dapat
Karena kata ‘bisa’ merupakan kata tidak baku
4
Namun
Kata ‘namun’ seharusnya ditempatkan di tengah paragraf
5
Selain karena hal itu
Selain itu
‘Selain itu’ sudah dapat mewakilkan kata ‘karena hal’
6
karena sebab
karena
Karena dan sebab memiliki arti yang sama
7
Meskipun walaupun demikian
Meskipun demikian
Meskipun dan walaupun memiliki arti sama, lebih bak dipakai salah satu saja.
8
agar supaya
agar
‘Agar supaya’ terlihat kata yang boros karena sudah bisa terwakilkan dengan kata ‘agar’ saja.

Display Device

Display Device

6:40 AM 0
Display Device adalah sebuah perangkat output untuk penyajian informasi dalam bentuk visual.
Menurut bentuknya, display device dibagi menjadi 2 yaitu soft display device dan hard display device.

A.  Soft Display Device
Merupakan suatu perangkat output yang menyajikan informasi secara visual dalam bentuk digital.
contoh alat-alat soft display diantaranya adalah :

1. Monitor
Monitor adalah alat pemuncul data (display) untuk memvisualisasikan program dan data yang digunakan sehingga kita dapat berinteraksi dengan komputer. Perkembangan monitor memegang peranan penting dalam pertumbuhan pasar komputer. Jenis - jenis monitor dari pertama kali dibuat hingga sekarang diantaranya yaitu:

a) VDT (Video Display Terminal)
Monitor ini merupakan sebuah layar yang terhubung dengan keyboard dan dihubungkan dengan komputer, biasa disebut dengan Dumb Terminal. Layar hanya menampilkan 2 warna saja yaitu hitam dan hijau (green monochrome) dengan resolusi 80 x 25. 





b) CGA (Color Graphic Adapter) 
Di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA .Tipe monitor standar IBM yang mempunyai kualitas resolusi rendah yaitu dengan range resolusi dari 160x200 sampai 640x200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna.



c) EGA (Enhanced Graphics Adapter)
Resolusi yang dihasilkan EGA mencapai 640 X 350 pixel. Dengan membuat resolusi vertikal yang lebih tinggi, akan dapat dihasilkan garis miring yang lebih sempurna. EGA dapat menampilkan 16 warna sekaligus.EGA memiliki fasilitas light per, output RGB digital, palet warna 64 warna. Tetapi EGA ini tidak memiliki output komposit dan tidak dapat memakai monitor RGB analog.

d) EPGA (Enchanced Professional Graphic Adapter) 
Monitor ini mampu menampilkan 256 warna pada mode grafis. Monitor ini disebut juga sebagai monitor PEGA atau PGA 

e) VGA (Visual Graphic Adapter)
VGA merupakan tipe monitor yang sekarang banyak digunakan. Gambar yang dihasilkan mempunya warna sampai jutaan. Mode grafisnya tampak lebih nyata di mata.





f) LCD (Liquid Crystal Display) 
LCD merupakan singkatan dari Liquid Crystal Dysplay. Merupakan teknologi paling populer yang paling sering kita temui dalam perangkat sehari-hari seperti yang dipakai di TV, ponsel, dan juga monitor komputer layar datar. Monitor jenis ini displaynya memakai lampu latar (Liquid Crystal) untuk menampilkan gambar dari layar kristalnya. Namun sesungguhnya LCD tidaklah menyajikan image dengan kualitas terbaik. Sebuah layar LCD tidak dapat menghasilkan cahaya, karenanya dia membutuhkan sebuah sumber cahaya yang bisa diletakkan didepan, disamping, atau dibelakang. Sumber cahaya dari belakang diberi istilah “backlight”.

g) LED (Light Emitting Diode)
monitor LED menggunakan dioda memancarkan cahaya. Backlighting yang mempengaruhi kualitas gambar secara substansial dan cahaya ditumpahkan oleh LED menawarkan kualitas gambar yang superior dibandingkan dengan LCD. Hal ini karena LED menawarkan gradasi jauh lebih dalam intensitas, memberikan kualitas warna yang lebih benar banyak. Jenis monitor menawarkan rasio kontras dinamis yang lebih baik juga.

h) Plasma Gas atau Organic Light Emitting Diode (OLED)
Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT.
Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.
Setelah kita melihat begitu pesatnya perkembangan LCD, sekarang kita dapat saksikan perkembangan FDP terbaru yang boleh kita katakan sebagai Flat Panel Display Masa Depan. Kenapa FDP terbaru ini kita namakan FDP Masa Depan ? Karena 5-10 tahun yang akan datang mungkin Teknologi LCD akan digantikan posisinya oleh FDP Masa Depan ini. FDP Masa Depan ini berbasis active matrix berteknologi Organic Light Emitting Diode (OLED).

**--- Cara Kerja Montor Tabung---**


Pada umumnya, monitor yang pada saat ini menggunakan tabung sinar katoda atau cathode ray tube (CRT). Dengan teknik scan-nya (raster scan technique) bisa dihasilkan gambar pada layar monitor. Sinar elektron yang dihasilkan akan bergerak secara cepat dan lurus serta bolak balik dari atas kebawah melintasi bagian belakang monitor yang dilapisi pospor. Pospor ini akan bersinar apabila ditembus sinar elektrone tersebut hidup atau mati, sehingga gambar-gambar dapat dibentuk pada layar monitor.
Begitu banyak dan cepatnya sinar ataupun spot yang terbentuk dari hasil penembusan sinar elektrone yang diikuti oleh pembakaran phospor, maka yang nampak dipermukaan seperti halnya pola huruf Z yang bergerak-gerak. Pola seperti ini disebut sebagai "raster pattern".
Pada monitor jenis monochrome ataupun composite, hanya terdapat satu sinar elektrone yang menembus phospor, sehingga pada monitor jenis ini hanya bisa menampilkan satu warna saja, yaitu hitam putih atau hijau hitam. Sedangkan untuk monitor berwarna, terdapat tiga titik yang bisa menghasilkan warna merah, biru dan hijau jika ditembus oleh sinar elektrone. Koordinasi yang dikendalikan oleh komputer dalam menembus titik inilah yang menghasilkan gambar berwarna pada monitor. 

**---Cara Kerja Monitor LCD---**
LCD juga menggunakan tiga jenis layar fosfor dan sebuah lapisan celah yang berbeda. Lapisan celah yang ditempatkan didepan layar fosfor ini ada tiga jenis, yaitu dot mask, grille mask dan slit mask. Dot flat dibuat dari lembaran khusus, inver-steel dan dibentuk melengkung seperti layar bagian dalam. Lobang-lobang yang dilalui electron pada dot-mask berbentuk titik-titik bulat dimana dot-pitch dihitung dari jarak antar titik. 
Grill mask terdiri dari kabel vertical tipis yang ditegangkan. Ciri dari lapisan celah tipe ini adalah adanya dua kabel yang ditempatkan secara horinzontal. Tujuannya untuk menjaga kabel vertical agar tidak bergelombang akibat vibrasi yang dapat membuat gambar terdistrosi. 
Keuntungan dari grille mask adalah tampilan kontras focus yang lebih baik. Karena adanya fosfor yang bercahaya, energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan efek terang lebih sedikit. Akibatnya setiap pixel fosfor teradiasi lebih sedikit sehingga tampilan kontrasnya menjadi lebih baik. Perpaduan antara kerja dot mask dan grille mask adalah slit mask.


2. Proyektor (Infocus)
Proyektor adalah alat optik yang digunakan untuk memproyeksikan gambar pada sebidang layar. 



B. Hard Display Device
1. Printer
Printer adalah sebuah peralatan dari komputer yang dapat mencetak teks atau gambar ke media kertas atau media lainnya seperti kertas transparansi. Perinter berdasarkan alat mekanik atau prose kerjanya yang digunakan, adalah.
Impact, printer secara bekerja dengan kertas dimana proses cetaknya dengan menggunakan jarum yang menghasilkan titik kotak (dot matrix).
Non Impact, printer yang bekerja secara mekanik, yaitu penyemprotan; dan elektronik pada media cetaknya.

Berdasarkan pekembangan teknologinya :
a) Pin Dot matrix
Pin dot matrix diklasifikasikan berdasarkan jumlah pin yang dimiliki oleh head printer, yaitu 9, 18 dan 24. Transmisi yang digunakan, yaitu transmisi paralel (byte-by-byte) dan transmisi serial (bit-by-bit transmission). Metode pencetakan terdiri dari huruf per huruf (characeter by character), baris per baris (line by line), atau halaman per halaman (page by page)

b) Ink jet Printer

System inkjet printer

System inkjet printer di bagi menjadi :

1. Thermal Inkjet Head

Head ini bekerja dengan menggunakan system heater / thermal untuk melakukan suatu pencetakan.
Tinta berguna sebagai media cetak dan cairan pendingin (cooling agent) terhadap heater head unit sehingga tidak terjadi over heat / panas berlebihan pada heater head.
Over heat dapat mengakibatkan putusnya circuit head unit , melelehnya plastik dasar nozzle dan terjadinya pengeringan tinta pada nozzle head.

Detail Cara kerja nya :
Heater di tempatkan di dasar kanal tinta, dekat nozzle printhead. dengan adanya trigger menyebabkan pemanasan cepat pada tinta di atas titik didih. trigger ini menyebabkan perubahan dari bentuk cair menjadi uap yang menyebabkan ekspansi tinta dan memaksa tinta keluar dari nozzle printhead.
tetesan tinta tersebut akan putus tiba-tiba dan gelembung akan kembali menyentuh heater, kemudian terjadi tetesan berikutnya untuk tembak.
proses ini terjadi berulang ulang dan terjadi ribuan kali per detik.
Ada 2 Type konfigurasi untuk thermal printhead ini yaitu Roofshooters danedgeshooters
The Roofshooter design
( Pict 1. The Roofshooter design )
Cara kerja Roofshooter adalah mengeluarkan tinta secara langsung dari induktor, dan gelembung yang di hasil kan berjarak pendek ke nozzle, sehingga kapasitas kemampuan untuk pengulangan proses lebih besar, supply tinta di tempatkan di bawah induktor transisi, sehingga memungkin kan tinta untuk dapat menyerap panas berlebihan, sehingga dapat mengurangi terjadinya overheating .
System ini sering dipakai oleh HP dan Lexmark.
The Edgeshooter design
( Pict 2. The Edgeshooter design )
Cara kerja Edgeshooter adalah mengeluarkan tinta dari samping heater, sehingga berjarak panjang ke nozzle, secara tradisional, ini menimbulakn lebih sedikit pengulangan proses, tapi tetesan yg di hasilkan lebih tepat.
Cara kerja ini lebih sederhana, dan biaya produksi yang lebih rendah.
System ini sering di pakai oleh Canon dan Xerox.

2. Micro Piezzo Crystal Head

Head ini mencetak dengan menggunakan system getar dan tekanan ( Vibrate and Pressure ) dalam suatu medan listrik yang terbuat dari bahan keramik khusus.
Dalam melakukan suatu proses pencetakan, tinta yang ada di dalam ink chamber / cavity / bak tinta di pompa oleh micro piezzo plate sehingga tinta terpompa keluar.
Pemakaian tinta yang tidak sesuai dengan standard menjadi faktor utama terjadinya kebuntuan pada type head ini.
Jenis system ini banyak di pakai pada printer merk Epson dan Brother.
Micro piezzo System
(Pict 3. Micro piezzo System)

3. Continuous inkjet (CIJ)

Sebagai tambahan terhadap teknik-teknik generasi bubble drop, CIJ harus pula termasuk defleksi bubble drop dan metoda-metoda peredaran ulang atau recycle tinta yang tidak diberlakukan bagi substrat.
Tinta-tinta yang digunakan di penerapan-penerapan CIJ harus konduktif.
CIJ populer karena penerapan-penerapan pada industri seperti barcode printing, Box printing dan labeling product.
CIJ
( Pict 4. Continuous inkjet)

 









c) Laser



Referensi :
“Perbedaan Monitor LED dan LCD”. http://garutkomputer.wordpress.com/2011/06/05/perbedaan-monitor-led-dan-lcd/ (diakses tanggal 7 Oktober 2011)

D'AnCh0vY. “LCD, LED, OLED”. http://indter.com/hardware-review-tutorial/lcd-led-oled/ (Diakses tanggal 7 Oktober 2011)
Boniekuya. “Sejarah Monitor dan Jenisnya dari masa ke masa [Pic Inside]”. http://archive.kaskus.us/thread/2439955 (Diakses tanggal 7 Oktober 2011)

Inoeyyaza. “Cara Kerja Monitor Menghasilkan Warna”. http://inoeyyaza.wordpress.com/2011/03/08/cara-kerja-monitor-menghasilkan-warna/ (Diakses tanggal 7 Oktober 2011)
“ Output Device” . http://kuliah.dinus.ac.id/edi-nur/sb3-2.html (Diakses tanggal 7 Oktober 2011)
Andri Airlangga. “Pengertian output device (unit keluaran)” http://blog.ugm.ac.id/2010/10/01/pengertian-output-device-unit-keluaran/ (Diakses tanggal 7 Oktober 2011)
PARAGRAF

PARAGRAF

7:16 AM 1

Paragraf merupakan bagian dari karangan. Sebuah paragraph dirandai oleh kesatuan gagasan yang lebih tinggi atau lebih luas dari kalimat. Jadi, paragraph adalah karangan mini atau pendek yang terdiri dari beberapa kalimat yang saling berhubungan dan mempunyai satu gagasan utama.
1.       Unsur – unsur Paragraf
a.       Gagasan atau pikiran utama yaitu gagasan yang menjiwai dasar pengembangan sebuah paragraph.
b.      Gagasan atau pikiran penjelas, yaitu gagasan yang fungsinya menjelaskan gagasan utama.
c.       Kalimat utama, yaitu kalimat yang mengandung pikiran utama.
d.      Kalimat penjelas, yaitu kalimat yang mengandung pikiran penjelas.
2.       Syarat Penyusunan Paragraf
Paragraf yang baik adalah paragraph yang memiliki kepaduan antara unsure-unsurnya. Kepaduan sebuah paragraph terbagi ke dalam dua macam, yakni kepaduan makna (kohorensi) dan kepaduan bentuk (kohesi).
Kepaduan bentuk (kohesi) sebuah paragraph dapat ditandai dengan beberapa cara, antara lain :
a.       Repetisi / pengulangan kata yang dianggap penting
b.      Kata ganti, dan
c.       Kata Transisi / Kata penghubung
3.       Pola Pengembangan Paragraf
a.       Pola umum – khusus
b.      Pola sebab akibat
c.       Pola perbandingan pertentangan
d.      Pola sudut pandang
e.      Pola proses
4.       Jenis – jenis Paragraf
Berdasarkan letak gagasan utama, paragraph terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain :
a.       Paragraf deduktif, gagasan utamanya diawal paragraph
b.      Paragraf induktif, gagasan utamanya diakhir paragraph
c.       Paragraf campuran (deduktif – induktif), gagasan utamanya di awal dan akhir paragraph
d.      Paragraf deskripsi, gagasan utamanya tersirat pada setiap kalimat

Referensi:
Aang Sudiar. 2005. Panduan Belajar Bahasa Indonesia. Bekasi : Prima InKreasi.
KALIMAT

KALIMAT

7:15 AM 0

A. Kalimat
          Kalimat adalah bagian terkecil ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran utuh secara ketatabahasaan. Dalam wujud lisan, kalimat diiringi oleh alunan titinada, disela oleh jeda, diakhiri oleh intonasi selesai, dan diikuti oleh kesenyapan yang memustahilkan adanya perpaduan atau asimitasi bunyi. Dalam wujud tulis, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, seru atau tanya. Dititik dari jumlah inti sebuah kalimat dapat ditentukan pola-pola kalimat.

-          Pola kalimat I yaitu terdiri atas kata benda – kata kerja
Contoh : Sadik menangis
-          Pada kalimat II yaitu terdiri atas kata benda – kata sifat
Contoh : Gunung tinggi
-          Pola kalimat III yaitu terdiri atas kata benda – kata benda
Contoh : Bapak pengarang

1.         Kalimat Aktif / Pasif
Berdasarkan pola kalimat I, kita mengenal kalimat aktif / pasif
Kalimat Aktif adalah kalimat yang subjeknya berfungsi sebagai pelaku, sedangkan kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya berfungsi sebagai pasien.
Kalimat Aktif yang dapat diubah menjadi kalimat pasif adalah kalimat aktif transitif yaitu kalimat yang objeknya berperan sebagai pelaku.

Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif:
a.       Subjek pada kalimat aktif dijadikan objek pada kalimat pasif
b.      Predikat berawalan me- diubah menjadi predikat berawalan di-
c.       Bila kalimat aktif subjeknya berupa kata ganti orang, maka predikat pada kalimat aktif tidak menggunakan awalan di- kata ganti orang tersebut diletakkan sebelum predikat yang tanpa imbuhan.

Contoh:
                Windy membaca novel di perpustakaan (kalimat aktif)
                  S             P              O                 K
                Novel dibaca Windy di perpustakaan (kalimat pasif)
                   S           p          O                   K
                Saya membaca surat di kamar
                   S           P             O           K
                Surat saya baca di kamar
                   S         P       O        K
Selain tersebut, ada kalimat aktif yang tidak dapat dibuat kalimat pasif yaitu kalimat aktif yang kalimatnya tidak berobjek atau hanya berpelengkap.
Contoh :   -   Kuda itu meringkik
                    -   Mawar bersepeda motor ke sekolah
                    -   Rumahku berdinding bilik

2.       Kalimat langsung dan tak langsung
Berdasarkan cara menggapai informasi, kalimat dibedakan kalimat langsung dan tidak langsung.
a.       Kalimat langsung adalah kalimat yang langsung mengutip pembicaraan orang lain tanpa menambah atau menguranginya.
Contoh: Pak guru bertanya, “Tahukah kamu makna pahlawan?”
Dalam kalimat tersebut pembicara pertama adalah pak guru. Inti berita terdapat di antara tanda kutip. Seseorang langsung mengutip pembicaraan orang lain.
b.      Kalimat tak langsung adalah kalimat yang tidak langsung mengutip pembicaraan orang lain dengan pengertian bahwa yang mengutip hanya mengemukakan inti pembicaraannya saja dengan bentuk yang berbeda meskipun isinya sama.
Contoh : Pak Guru menanyakan apakah saya tahu makna pahlawan.

3.       Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk
Berdasarkan jumlah inti kalimat, kita mengenal kalimat tunggal dan kalimat majemuk.
a.       Kalimat  Tunggal
Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri atas dua unsur inti dan boleh dengan beberapa unsure tambahan.
1)      Pemerintah mengumumkan desentralisasi kemarin. (keterangan waktu)
2)      Dari sini kita memusatkan pengintaian. (keterangan tempat)
3)      Dia bersedia berkorban demi kepentingan Negara. (keterangan tujuan)
4)      Kereta itu pun meninggalkan stasiun pelan-pelan. (keterangan cara)
5)      Kami bertamasya dengan bus. (keterangan alat)
6)      Kedua petinju itu berhadapan satu sama lain. (keterangan kesalingan)

b.      Kalimat Majemuk
Kalimat Majemuk adalah kalimat yang terdiri atas lebih dari dua unsur / inti lebih dari satu kuasa.
Ada tiga jenis kalimat majemuk :
1)      Kalimat majemuk setara
2)      Kalimat majemuk bertingkat
3)      Kalimat majemuk campuran

(1)    Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang pola-pola kalimatnya memiliki kedudukan yang sederajat. Tidak ada pola kalimat yang menduduki fungsi lebih tinggi.
Contoh : Ayah memanjat pohon mangga itu dan memetik buahnya.

(2)    Kalimat majemuk bertingkat adalah  kalimat majemuk yang salah satu polanya menduduki fungsi utama kalimat. Bagian kalimat yang lazimnya menduduki fungsi lebih tinggi disebut induk kalimat atau klausa atasan, sedangkan yang lebih rendah disebut anak kalimat atau kalimat utamanya, sedangkan induk kalimat bagian yang tidak diperluas. Oleh karena itu, nama anak kalimat tersebut sesuai dengan bagian yang diperlukan tersebut.
Contoh :
- Marlina membaca Koran sebelum ia berangkat sekolah (anak kalimat perluasan keterangan waktu)
- Siswa yang berambut ikal itu mendapat nilai  sepuluh. (anak kalimat perluasan subjek)

(3)    Kalimat majemuk campuran adalah kalimat majemuk yang terdiri atas satu pola utama dan sekurang-kurangnya dua pola utama dan satu atau lebih pola bawaan.
Contoh :
-  Satu pola utama dan dua pola bawaan
    Kami sudah menyelenggarakan malam kesenian yang dimeriahkan oleh para artis ibukota, serta dihadiri pula oleh pembesar di kota itu.
-  Dua pola utama dan satu atau lebih pola bawaan
    Ayah menyesalkan perbuatan itu, dan meminta kami berjanji tidak akan mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama, yang dapat merugikan nama baik keluarga dan kedudukannya.


Referensi:
Aang Sudiar. 2005. Panduan Belajar Bahasa Indonesia. Bekasi : Prima InKreasi.
DIKSI ( PILIHAN KATA )

DIKSI ( PILIHAN KATA )

7:04 AM 0

DIKSI adalah pilihan kata yang disusun berdasarkan ekspresi penulis,baik secara formal maupun secara informal.

Secara umum diksi dapat di artikan sebagai kelompok kata yang ruang lingkup penggunaannya mencakup hal hal umum dan mencakup aspek - aspek yang lebih luas dalam pemilihan kata.

Secara khusus diksi merupakan kelompok kata yang tersusun berdasarkan ekspersi penulis yang mencakup ruang lingkup hal – hal yang bersifat khusus dalam setiap pemilihan katanya.

Macam – macam makna dapat di kelompokkan sebagai berikut :

  1. makna denotatif ( denotasi )
yaitu makna kata sebenarnya tanpa adanya unsur tambahan pada makna kata yang telah di bentuk.denotatif biasa digunakan dalam bahasa ilmiah yang bersifat tugas atau tidak menimbulkan interpretasi tambahan.
Misalnya : bunga mawar itu berwarna merah
  1. makna konotatif ( konotasi )
merupakan makna kiasan yaitu makna kata yang mengandung makna tambahan. Biasanya konotasi menggunakan majas yang dapat menambah nilai suatu makna dari kata yang telah di bentuk.
Misalnya : kamarnya rapi seperti kapal pecah
  1. makna Makana leksikal
yaitu makna yang didasarkan makna kamus makna yang belum mengalami proses perubahan.
Misal : ibu, pergi, pasar
  1. makna gramatikal
    yaitu makna yang telah mengalami proses perubahan bentuk dan arti. Biasanya makna nya mengalami penambahan yang berupa imbuhan dan lain – lain.
    Misal : ayah bekerja keras

kata Baku
merupakan kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk.

Contohnya :
  • Apotek
  • kaidah
  • Struktur

kata Tidak baku
merupakan kata yang tidak sesuai dengan ejaan yang disempurnakan yang mengalami perubahan bentuk yang tidak sesuai dengan aturan bahasa indonesia.
Contohnya :
  • konkrit
  • apotik
  • kaedah 
Referensi: 
http://nina-gusnedy.blogspot.com/2010/03/diksi-pilihan-kata.html